Ilija Spasojevic Ungkap Kekecewaan Atas Ditundanya Piala Wali Kota Solo

Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic buka suara terkait penundaan turnamen Piala Wali Kota Solo. Pemilik nomor punggung 9 di Bali United ini mengaku cukup kecewa atas penundaan tersebut. "Saya sebagai pemain sangat kecewa mendengar berita ini."

"Saya pikir teman teman yang lain juga merasakan hal yang sama." "Saya dan teman teman sudah datang ke sini (Solo) untuk berjuang meraih hasil terbaik pada turnamen ini," kata Spaso, dilansir laman resmi klub. Sebelumnya, situasi yang sama juga pernah pernah Spaso alami, yakni tatkala menunggu keputusan soal bergulirnya Liga 1 2020 tahun lalu.

Kemudian juga tentang bergulirnya kompetisi Piala AFC 2020 yang pada akhirnya juga ditunda. Menurutnya, situasi penundaan kompetisi ini bagaikan berlatih tanpa sebuah tujuan. "Saya melihat situasi awal ketika kami berangkat semua pemain bersemangat dan penuh motivasi untuk meraih kemenangan."

"Ketika kami tiba di Solo ada kabar penundaan ini seolah kami menjalankan latihan tanpa sebuah tujuan,” ujar Spasojevic. Spaso berharap penundaan Piala Wali Kota Solo ini tidak berdampak pada dua kompetisi resmi lainnya yang dijalankan Serdadu Tridatu. "Saya sangat berharap Liga 1 dan juga Piala AFC nantinya berjalan karena negara lain kompetisinya berjalan."

"Saya dan teman teman pastinya akan selalu ikut protokol kesehatan agar bisa bermain bola," kata dia. Menurutnya, pengalaman di Piala Menpora dengan protokol kesehatan ketat bisa menjadi pembelajaran di kompetisi yang akan datang. "Tim sudah bekerja keras selama di latihan, tapi kompetisi resmi belum kami rasakan kembali."

"Piala Menpora yang lalu sudah berjalan dan sukses, kami juga menjalankan protokol kesehatan dengan baik," kata dia. Ia berharap tak hanya pemain yang menerapkan protokol kesehatan, tapi juga semua pihak dan semua masyarakat harus melakukannya agar kompetisi sepakbola bisa berjalan kembali. "Semua orang harus menjalankan protokol kesehatan dengan baik," kata dia.

Seperti diketahui, Piala Wali Kota Solo rencananya bergulir pada 29 Juni – 4 Juli 2021 di Stadion Manahan Solo. Ditundanya Piala Wali Kota Solo tak lain setelah mendapatkan rekomendasi dari tingkat Jawa Tengah. Rekomendasi itu dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Achmad Luthfi.

Ganjar Pranowo dan Irjen Pol Achmad Luthfi telah menghubungi langsung Gibran Rakabuming Raka untuk menunda penyelenggaraan Piala Wali Kota Solo. Namun, Gibran enggan membeberkan alasan pasti penundaan Piala Wali Kota Solo 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.